TwitUlama: Setelah Habis Ramadhan (1)

*Jangan Menukar Taat Dengan Maksiat!*

Ibnu Rajab Al Hambali: “Menukar nikmat taufiq semisal puasa di bulan Ramadhan dengan melakukan maksiat setelahnya, maka itu termasuk perbuatan mengganti nikmat Allah dengan kekufuran!

@Dr_Farhan_Obaid, Dr. Farhan bin ‘Ubaid, Doktor dalam Ilmu Bahasa Arab, Imam dan Khatib di salah satu masjid di Kuwait 19/7/2015
=====
*Hindari Ujub Dengan Amalan Ramadhan*

Setelah melakukan ibadah di bulan Ramadhan, mari kita renungkan firman Allah,

وَلَا تَمْنُن تَسْتَكْثِرُ
“Janganlah engkau memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak” (al Mudatsir: 6).

Janganlah engkau ungkit-ungkit amalmu kepada Allah, jangan pongah, terbuai dan berbangga diri, serta berimajinasi bahwa amalmu banyak sekali.

@almonajjid – Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, da’i di Saudi, murid Syaikh Ibnu Baz,pengasuh web IslamQA. 28/7/2014
=====
*Tetaplah Berdoa KepadaNya*

Siapa yang memperhatikan kondisi dirinya sendiri dan kondisi orang-orang di sekitarnya pasca Ramadhan, maka dia kan berkesimpulan bahwa dia sangat butuh dengan doa yang diajarkan Nabi

“Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ibaadati”
(Ya Allah berilah aku pertolongan untuk berdzikir mengingatMu, bersyukur kepadaMu dan beribadah dengan baik kepadaMu)

Sebab, kemampuan untuk beribadah hanyalah berasal dari taufik yang Allah berikan..

@Drsalehs – Syaikh. Prof.Dr. Saleh Sindi, Guru Besar ilmu Hadits Universitas Islam Madinah
=====
Twit Ulama | twitulama.com | twitter, instagram & telegram: @twitulama

468 ad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This