Penyaluran Santunan Dhuafa Kepada Ibu Rukiyem

Sambi, Boyolali (3/2/17)

Siang itu…
Hujan sangat lebat, iringan gelegar petir menyambar, seakan membengkakan telinga.

Walau demikian, tak menyurutkan langkah relawan arsada peduli berkunjung ke rumah Ibu Rukiyem dan harus bertemu.

Pasalnya, relawan arsada peduli telah hadir pada pagi harinya, namun keadaan rumah kosong, tiada penghuni. Menurut informasi tetangga dekatnya, ibu Rukiyem tengah di sawah mengais butir demi butir padi yang berguguran dari hasil panen para pemilik lahan. Ya, hanya itu yang bisa ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ketika masa panen tiba, selebihnya kepedulian saudara dan tetangga sangat ia harapkan.

Sembari menunggu kepulangan ibu Rukiyem dari sawah, kami perhatikan sudut demi sudut rumahnya. Seakan menetes air mata ini, rumah yang mungkin jauh dari kata layak huni itu, ia singgahi seorang diri. Beralamatkan desa Mladri, Tempursari, Sambi, Boyolali. Rumah itu dibangun di atas tanah milik saudaranya.

Akhirnya, pengorbanan waktu dan tenaga kami terbayarkan dengan kehadiran sosok nenek yang dari kejauhan terlihat kepayahan, dengan seikat karung di atas punggung yang sudah tidak tegak lagi seperti dulu.

Senyum semangat dan sanjungan hangat nampak jelas tersirat di wajah ibu Rukiyem, setelah mengetahui maksud kehadiran kami siang itu.

Ucapan terima kasih dan doa beberapa kali terlantun, bahkan ketika kami hendak berpamitan.
Pada kesempatan kali ini, kami sampaikan amanah dari para muhsinin berupa uang tunai dan sembako. Semoga bermanfaat bagi ibu Rukiyem.

Kepada para Muhsinin, kami sampaikan ucapan jazakumullah khairon katsiron atas kepercayaan ini, semoga keridhaan Allah Ta’ala bersama kita. Aamiin(.)

468 ad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This